Pengertian Tanaman Hidroponik dan Contohnya

Pengertian Tanaman Hidroponik dan Contohnya – Perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini tidak hanya mempengaruhi bidang sosial budaya, pendidikan, informasi dan sebagainya, tetapi juga sudah menyentuh bidang pertanian. Tak heran, saat ini terdapat berbagai teknik pertanian yang baru dan salah satunya adalah hidroponik. Mungkin, Anda pernah mendengar istilah hidroponik serta tanaman hidroponik di berbagai media seperti majalah, TV, internet dan sebagainya.

 Hidroponik juga menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.

Pengertian Hidroponik Dan Contohnya Beserta Macam Tanamannya– Hidroponik merupakan suatu budidaya menanam dengan mamakai (memanfaatkan) air tanpa memakai tanah dan menekankan penumbuhan kebutuhan nutrisi untuk tanaman. Kebutuhan air pada tanaman hidroponik lebih sedikit dibandingkan kebutuhan air pada budidaya dengan memakai media tanah. Hidroponik memakai air yang lebih efisien, jadi sangat cocok diterapkan pada daerah yang mempunyai pasokan air yang terbatas.

Hidroponik merupakan metode penanaman yang ramah lingkungan, karena tidak memerlukan pestisida atau herbisida yang beracun. Selain tidak memerlukan banyak air seperti bercocok tanam dengan cara konvensial. Metode ini juga sama sekali tidak perlu melakukan penyiraman pada tanaman. Hal tersebut juga membuat sayuran yang dihasilkan lebih aman serta sehat. Meski tidak menggunakan tanah sebagai media, tentu metode ini tidak hanya memerlukan air, namun perlu adanya unsur lain untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Biasanya menggunakan pasir, sabut kelapa, pecahan batu bata dan batu karang, busa, kerikil, batu apung, potongan kayu, bahkan bisa juga menggunakan kawat kasa nilon.

Dengan menggunakan hidroponik, para petani akan dapat meningkatkan kualitas dan hasil produksi tanaman yang dapat di lakukan dengan menggunakan lahan sempit di perkotaan dengan media rumah kaca. Untuk menghasilkan produksi tanaman yang baik dan juga melimpah, para petani harus memperhatikan faktor yang mempengaruhi kualitas dari tanaman yang salah satunya adalah tingkat kelembapan pada rumah kaca atau lainnya.

Write a comment

Comments: 4