EDINAR adalah sebuah komunitas masyarakat yang bertujuan

EDINAR Adalah Cryptocurrency Baru Yang Revolusioner Atau Bisa Juga Disebut EDINARcoin, Yang Dapat Digunakan Untuk Membayar Produk, Barang dan Jasa. E-Dinar Coin / EDC Adalah Juga Mata Uang Crypto Seperti Halnya Bit Coin Tetapi E-Dinar Dikembangkan Melalui System Jaringan / Networking Sehingga Lebih Cepat Berkembang. EDinar Tumbuh Dalam Harga Sebesar 21 Persen Per Bulannya / 0.65 persen per hari, Jadi Anda Bisa Mendapatkan Keuntungan Fixed 21 Persen Per Bulan Melalui E-Dinar. Selain Keuntungan Fixed, Anda Juga Bisa Mendapatkan Keuntungan 25 Persen Dari Omzet Mining Dari Jaringan Anda. Pelajari Lebih Lanjut Informasinya Dengan Scroll Halaman Ini Ke Bawah.

EDINAR Indonesia: Alat Pembayaran Masa Depan, Pengganti Uang Fiat
Partner generated content
25 Mei 2016 RBTH Indonesia
E-DINAR adalah sebuah komunitas masyarakat yang bertujuan untuk mewujudkan jenis baru kerja sama finansial, dengan mengganti penggunaan uang fiat (uang yang nilainya berasal dari regulasi atau hukum pemerintah) dengan ‘cryptocurrency’ yang didesentralisasi sebagai alat untuk pertukaran barang dan jasa.
Cetak halaman
Terkait

    Tindak Lanjuti Pembangunan Rel Kereta, Rusia-Indonesia Kembali Berdiskusi
    2026, Indonesia Diprediksi Jadi Mitra Dagang Utama Rusia
    Adakah Peran Rusia dalam Keputusan Pemangkasan Produksi Minyak Oleh OPEC?

Label
keuangan, ekonomi

Komunitas EDINAR telah berkembang menjadi 40 ribu anggota dalam tempo beberapa bulan. Total pendapatan para penambang secara konstan terus meningkat, dan jumlah perusahaan yang membayar barang dan jasa dengan menggunakan cryptocurrency terus meningkat dari hari ke hari.

Anda bisa menggunakan cryptocurrency di restoran-restoran populer, toko-toko pakaian ternama, atau bahkan toko-toko online. Selain akan mendapatkan perbedaan harga antara di internet dan toko-toko konvensional. Anda pun bisa mendapatkan potongan harga yang cukup besar.

Komunitas E-DINAR ditargetkan untuk menyediakan transisi penuh ke cryptocurrency pada seluruh rantai produksi.

Write a comment

Comments: 29